RTNews. Banyumas - Dalam denyut arus mudik Lebaran 2026 yang mengalir bak gelombang rindu menuju kampung halaman, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menghadirkan oase kemanusiaan melalui Pos Siaga Mudik di Alun-alun Jatilawang, sejak Senin (16/03/2026).
Pos ini menjadi simpul pelayanan yang menjawab kebutuhan dasar hingga darurat para pemudik yang melintas di jalur selatan Banyumas.
Berdasarkan laporan Selasa (17/3/2026) pukul 00.10 WIB, ratusan pemudik telah merasakan manfaat dari pos tersebut.
Sebanyak sembilan personel Baznas diterjunkan dalam kegiatan itu, Raga, Ibnu, Aris, Nadiroh, Fajar, Nuridin, Amal, Erwin, dan Tarjo. Dilengkapi dukungan dua armada operasional Toyota Hilux dan Daihatsu Grandmax untuk layanan berjalan sigap dan menyentuh.
Dari pembagian takjil kepada 90 orang, layanan kesehatan untuk lima pemudik, hingga fasilitas istirahat bagi 19 orang, semuanya terbingkai dalam semangat pengabdian tanpa pamrih.
Demikian yang disampaikan Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Banyumas K.H. Kodir, S.H.I., M.Pd.. Beliau bertugas dalam bidang SDM, penguatan jaringan, dan umum, serta akrab disapa Kiai Abdul Kodir, Saat dikonfirmasi awak Media melalui jaringan telpon, Selasa malam (17/03/2026)
Ketua BAZNAS Banyumas, Hj. Khasanatul Mufidah, S.H., dalam arahannya menegaskan bahwa kehadiran pos ini bukan sekadar layanan, melainkan wujud nyata zakat yang hidup di tengah masyarakat.
“Kami menghadirkan Z-Coffee, Z-Auto, layanan kesehatan, dapur air, hingga pengaturan lalu lintas sebagai ikhtiar menghadirkan kenyamanan. Ini adalah bentuk pelayanan terbaik agar pemudik dapat beristirahat dengan aman dan melanjutkan perjalanan dalam kondisi prima,” tegasnya, menautkan nilai ibadah dengan aksi nyata kemanusiaan.
Ia juga menambahkan dengan nada penuh harap, bahwa tingginya respons masyarakat menjadi amanah yang harus dijaga.
“Sejak hari pertama, antusiasme pemudik begitu tinggi. Kami berupaya menjaga kepercayaan ini dengan pelayanan yang tulus, agar setiap langkah perjalanan mereka terasa lebih ringan dan penuh keberkahan,” ungkapnya, menegaskan bahwa pelayanan ini adalah bagian dari dakwah sosial yang menyentuh hati.
Tak hanya itu, layanan tambahan seperti pengisian daya ponsel bagi 10 orang, dapur air untuk 20 pemudik, serta Z-Coffee yang menghangatkan 20 jiwa lelah, menjadi bukti bahwa pos ini hadir dengan sentuhan detail kemanusiaan.
Bahkan, bantuan bagi kecelakaan ringan dan pembersihan area pos turut dilakukan, menjaga martabat pelayanan tetap bersih, rapi, dan layak.
Dengan demikian, Pos Siaga Mudik BAZNAS Banyumas bukan sekadar titik singgah, melainkan cahaya kepedulian yang menerangi perjalanan.
Kiai Qodir juga menegaskan harapannya, bahwa kehadiran ini terus menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan mudik yang aman, nyaman, dan sarat nilai kasih, "Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS), tak hanya ditunaikan, tetapi dihidupkan sebagai napas kebersamaan dalam kepekaan kepedulian terhadap umat." Tutup tegasnya.
(Kontributor : Djarmanto- YF2DOI//Redaksi)


Posting Komentar