RTNews. Banyumas - Segala sesuatu yang kokoh selalu butuh waktu, dan setiap perubahan yang bermartabat memerlukan proses. Itulah filosofi yang tergambar jelas di lingkungan RT 003 RW 010 Perumahan Griya Satria Bantarsoka, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, pada Minggu pagi (19/04/2026).
Di bawah komando Ketua dan pengurus RT saat ini, warga tumpah ruah ke jalan bukan sekadar untuk bekerja, melainkan untuk mengukir sejarah transisi kepemimpinan yang paling harmonis di wilayah Purwokerto Barat.
Proses Memutihkan Semangat, Kegiatan pagi ini menjadi bukti bahwa merawat nilai leluhur adalah kerja berkelanjutan.
Di sudut jalan, terlihat kesibukan memotong pipa besi dan memoleskan cat putih bersih pada tiang-tiang bendera.
Pemandangan ini adalah potret keseragaman hati, bahwa untuk mencapai keindahan lingkungan, diperlukan proses tangan-tangan yang kotor oleh cat dan keringat.
RT Irfing, yang kini berada di masa akhir pengabdiannya sebagai Ketua RT 003, memberikan pernyataan yang sangat lugas,
"Semua ini butuh waktu dan proses panjang untuk membangun karakter warga yang sekompak ini. Pengecatan tiang ini adalah simbol bahwa kami ingin meninggalkan warisan yang rapi dan 'putih' bersih bagi penerus kami."
Pernyataan itu dikuatkan oleh Rifqi, Sekretaris RT, yang memandang proses ini sebagai bagian dari keteraturan sosial.
"Kita tidak bisa instan dalam mengelola warga. Proses administrasi dan kerja lapangan harus berjalan beriringan hingga detik terakhir masa jabatan kami," tegas Rifqi.
Dari sisi finansial, Arif selaku Bendahara memastikan bahwa proses transparansi adalah harga mati.
"Mengelola dana warga adalah proses menjaga kepercayaan. Saya pastikan saat serah terima nanti, semua tuntas dan akuntabel," kata Arif.
Fajar Baru di Tangan Edi, Di tengah keriuhan kerja bakti, sosok Edi, Ketua RT terpilih, tampak melebur bersama warga. Terpilih secara Luber dan Jurdil sebelum bulan suci Ramadhan lalu, Edi menyadari bahwa memimpin RT 003 adalah melanjutkan sebuah standar tinggi.
"Menjadi pilihan warga adalah proses amanah yang sangat saya syukuri. Melihat kekompakan hari ini, saya optimis melanjutkan estafet emas dari Irfing dan tim. Kami sedang berproses menyiapkan acara Sertijab di minggu terakhir April ini," tutur Edi penuh semangat.
Ritual Rasa, Meja Persaudaraan, Tidak ada proses yang lebih indah daripada diakhiri dengan makan bersama. Ibu-ibu PKK dan Dawis menjadi pilar yang melengkapi momen ini.
Berbagai menu sarapan yang disiapkan bukan sekadar hidangan, melainkan bentuk apresiasi atas waktu dan tenaga yang telah dicurahkan warga.
Di meja panjang inilah, segala perbedaan mencair, dan diskusi mengenai masa depan RT 003 RW 010 Bantarsoka mengalir begitu hangat.
Menyongsong Minggu Terakhir April 2026, Kerja bakti hari ini adalah pemanasan menuju acara puncak, Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang direncanakan pada akhir bulan ini. RT 003 Griya Satria Bantarsoka telah membuktikan bahwa suksesi kepemimpinan tidak harus kaku.
Dengan gotong royong sebagai pengikat, proses transisi dari kepengurusan Irfing, Rifqi, dan Arif menuju tim Edi menjadi potret teladan bagi banyak pihak tentang bagaimana cara menjaga guyub rukun yang sesungguhnya.
Karena pada akhirnya, bukan siapa yang memimpin yang utama, melainkan bagaimana proses kebersamaan itu terus terjaga, dari bulan ganjil ke bulan genap, dari fajar hingga petang.
(Kontributor : Djarmanto-YF2DOI//Redaksi)


Posting Komentar