Senja Berkah PSB Al-Ittihaad 2, Dari Syiar Desa, Santri Membludak Lampaui Target!

 


RTNews. Banyumas - Suasana siang menjelang sore, Senin (13/04/2026), di perkampungan asri hijau Desa Pasir Lor Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas,  menjadi saksi bisu perjuangan penuh makna Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB) Madrasah Al Ittihaad 2 untuk tahun ajaran 1447/1448 Hijriah. 



Di tengah semilir angin yang menyejukkan, langkah-langkah kecil penuh keikhlasan berubah menjadi gelombang besar keberhasilan.


Di bawah komando Ust. Miftah selaku Ketua Panitia PSB, berbagai strategi syiar, dan publikasi ditempuh dengan penuh kesungguhan yakin akan kemurahan Allah SWT. 


Mulai dari silaturahmi langsung ke masyarakat, menyapa dari rumah ke rumah, hingga memanfaatkan forum pengajian dan majelis taklim sebagai sarana dakwah pendidikan. 


Semua dijalankan dengan keseimbangan antara ikhtiar lahir dan doa batin yang terus mengalir tanpa henti.


Potret seorang ustadz yang membimbing anak-anak mengaji di beranda sederhana, sebagaimana tergambar dalam momen-momen keseharian, menjadi simbol bahwa perjuangan besar selalu lahir dari ketulusan kecil. 


Sementara itu, suasana kelas yang hidup dengan semangat para santri menjadi bukti nyata bahwa benih perjuangan itu kini telah tumbuh subur.


Hasilnya pun membanggakan. Target penerimaan santri baru berhasil dilampaui, bahkan melebihi ekspektasi awal panitia. 


Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan terhadap Madrasah Al Ittihaad 2 sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.


Kepala Madrasah Al Ittihaad 2 Pasir Lor, Ust. Jamil, menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian tersebut. Ia menegaskan, 


“Bergerak adalah pilihan kita, tergerak adalah panggilan hati, dan menggerakkan adalah tugas para asatidz. Guru hebat itu bergerak, bukan menunggu tergerak. Dari kelas kecil, kita ubah dunia.” 


Menurutnya, semangat inilah yang menjadikan madrasah terus tumbuh sebagai lembaga yang hebat, berdampak dan bermanfaat serta  bermartabat.


Apresiasi juga datang dari Hj. Warsiti selaku Pembina Muslimat NU setempat. Ia tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga aksi nyata dengan menjadwalkan anggota Muslimat NU untuk piket selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.


Mereka turut membantu melayani kebutuhan para ustadz-ustadzah serta mengawasi para santri selama berada di lingkungan madrasah.


Sinergi kuat antara panitia, dewan guru, masyarakat, dan organisasi keagamaan menjadi kunci sukses PSB tahun ini.


Kolaborasi ini bukan sekadar menghasilkan capaian angka, tetapi juga menghadirkan nilai kebersamaan yang guyub rukun  dalam membangun generasi yang unggul.


Di ujung senja yang penuh berkah itu, Madrasah Al Ittihaad 2 Pasir Lor semakin meneguhkan diri sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya mencetak santri berilmu, tetapi juga menanamkan ruh perjuangan dan keikhlasan.


Dari desa, cahaya itu terus menyala, menggerakkan, menginspirasi, dan memberi harapan bagi masa depan umat.


(Kontributor : Djarmanto-YF2DOI//Redaksi)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama