RTNews. Purwokerto - Direktur Utama PT Pringsewu Cemerlang, perusahaan yang menaungi jaringan Rumah Makan Pringsewu termasuk cabang Purwokerto, yakni Totok Sutrisno, menegaskan bahwa kehadiran Griya Cendekia by Pringsewu di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bukan sekadar menghadirkan kafe kampus, melainkan langkah strategis membangun ruang kolaborasi dan laboratorium bisnis nyata bagi mahasiswa.
Soft opening yang telah dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026 menjadi pijar awal dari semangat besar tersebut.
Dalam keterangannya kepada awak media, ia menyampaikan bahwa Griya Cendekia dirancang sebagai wadah pembelajaran aplikatif yang menyatukan kreativitas, inovasi, serta praktik usaha dalam satu ruang terpadu yang hidup dan dinamis.
Di bawah kepemimpinannya, Pringsewu Restaurant Group terus berinovasi dan bertransformasi tidak hanya sebagai jaringan kuliner, tetapi juga merambah dunia pendidikan melalui kolaborasi strategis bersama Unsoed di Purwokerto.
Kehadiran Griya Cendekia menjadi wujud nyata sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dalam mencetak generasi unggul.
Lebih jauh, konsep yang diusung memadukan nuansa tradisional joglo dengan sentuhan modern, sekaligus menempatkan mahasiswa sebagai aktor utama.
Bahkan, sekitar 90 persen operasional ditargetkan dikelola langsung oleh mahasiswa sebagai bagian dari proses pembelajaran riil di dunia bisnis.
“Ini bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi ruang tumbuh. Mahasiswa tidak hanya menjadi penikmat, melainkan pelaku yang akan ditempa menjadi wirausahawan tangguh,” tegas Totok Sutrisno.
Ia berharap, melalui Griya Cendekia, akan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mandiri secara ekonomi, mampu menciptakan peluang, serta berkontribusi bagi masyarakat luas.
Sebagai puncak rangkaian, Grand Opening dijadwalkan berlangsung pada 12 April 2026, yang diproyeksikan menjadi momentum besar untuk memperkenalkan Griya Cendekia secara lebih luas, sekaligus menandai dimulainya geliat baru kewirausahaan kampus yang lebih progresif, inovatif, dan berdampak.
(Kontributor : Djarmanto-YF2DOI//Redaksi)


Posting Komentar