RTNews. BALIKPAPAN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur secara resmi meresmikan Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower yang berlokasi di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Kanujoso Jatiwibowo, Kota Balikpapan. Peresmian dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, dr. H. Rudi Mas’ud, S.E., M.E., didampingi Wakil Gubernur Ir. H. Seno Aji, S.T., M.T., serta dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim.
Gedung ini dibangun dengan konsep layanan terpadu dan terpusat, yang dirancang agar seluruh kebutuhan pelayanan kesehatan jantung dan pembuluh darah dapat diperoleh pasien dalam satu lokasi, tanpa harus berpindah tempat. Konsep ini memastikan efisiensi waktu, ketepatan penanganan, serta kenyamanan pasien dan keluarga. Jika diperlukan pemeriksaan atau penanganan lintas disiplin ilmu, tenaga medis spesialis yang dibutuhkan akan hadir langsung ke lokasi layanan.
Dalam keterangannya, drg. Ahmad Jais M.H.MARS selaku Pelaksana Tugas(Plt) Direktur Utama RSUD Kanujoso Jatiwibowo, menjelaskan secara rinci cakupan layanan yang disediakan di gedung ini yaitu:
“Layanan yang kami siapkan bersifat lengkap dan menyeluruh, meliputi klinik konsultasi untuk jantung umum, penyakit koroner, kelainan katup jantung, gangguan irama jantung atau aritmia, gangguan pembuluh darah, serta penanganan gagal jantung. Kami juga menyediakan program pencegahan dan rehabilitasi jantung, serta layanan gawat darurat jantung yang beroperasi 24 jam untuk menangani serangan jantung mendadak dan kondisi kritis lainnya.”
Untuk penunjang diagnosa, tersedia pemeriksaan non-invasif berupa Elektrokardiografi (EKG), Ekokardiografi, uji latih jantung (treadmill), pemantauan irama jantung jangka panjang (Holter Monitor), CT Scan Jantung, dan MRI Jantung. Sementara untuk tindakan lanjutan, layanan intervensi kardiovaskular akan dilakukan di Laboratorium Kateterisasi Jantung (Cath Lab) yang menjadi pusat utama penanganan kasus jantung kompleks.
Selain itu, tersedia pula ruang perawatan rawat inap biasa, ruang perawatan semi intensif, serta Ruang Perawatan Jantung Intensif (ICCU) yang siap memantau kondisi pasien secara ketat. Seluruh layanan ini didukung oleh laboratorium pemeriksaan darah dan penunjang, instalasi farmasi, pelayanan gizi, serta sistem rekam medis yang terintegrasi untuk memudahkan akses data dan koordinasi tim medis.
Dengan kapasitas pelayanan yang diperkirakan melayani sekitar 150 pasien jantung setiap harinya, kehadiran gedung ini menjawab kebutuhan nyata masyarakat Kalimantan Timur akan akses layanan kesehatan jantung yang berkualitas, terjangkau, dan tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah.
Gubernur Rudy Mas’ud dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Layanan jantung terpadu ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun sistem pelayanan yang menyeluruh, terkoordinasi, dan berstandar nasional. Ini adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan warga Kaltim,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Seno Aji menambahkan bahwa perencanaan gedung ini memperhatikan aspek tata ruang, teknologi, dan keberlanjutan fasilitas agar dapat menampung pengembangan layanan kesehatan jantung di masa mendatang.
Dengan diresmikannya Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower, RSUD Kanujoso Jatiwibowo semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat rujukan kesehatan unggulan di wilayah Kalimantan Timur dgn dukungan infrastruktur yang semakin lengkap, teknologi kesehatan yang terus berkembang serta komitmen meningkatkan kualitas pelayanan.
(Melly)


Posting Komentar