RTNews. BANYUMAS – Semangat persaudaraan, prestasi, dan pengabdian mewarnai pelaksanaan PEKA FEST 2026 atau Pekan Olahraga, Seni, dan Kemah Bakti yang diselenggarakan PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Karanglewas di Lapangan Desa Jipang, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, pada 26–28 Juni 2026.
Kegiatan yang menjadi agenda kaderisasi satu kali dalam satu periode kepengurusan tersebut diikuti tujuh kontingen dari berbagai ranting dan komisariat se-Kecamatan Karanglewas. Beragam perlombaan olahraga, seni, kegiatan sosial, edukasi, hingga malam puncak shalawat menjadi rangkaian kegiatan yang mempererat ukhuwah antar kader pelajar Nahdlatul Ulama.
Camat Karanglewas, Edy Purbowo, saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi atas semangat dan kemandirian kader pelajar NU dalam menyelenggarakan kegiatan secara swadaya.
"Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi dan pengembangan minat serta bakat kader. Jaga nama baik organisasi, junjung tinggi sportivitas, dan hormati masyarakat Desa Jipang," tegasnya.
Salah satu kontingen yang cukup menonjol adalah IPNU-IPPNU Ranting Pasir Lor. Sebanyak 42 kader mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 27 kader putri dan 16 kader putra yang berpartisipasi dalam berbagai cabang perlombaan.
Mayoritas peserta dari Pasir Lor merupakan santri Madrasah Al-Ittihaad 2 Pasir Lor, Kecamatan Karanglewas. Sebagian di antaranya merupakan generasi Z yang aktif dan militan, serta telah mengabdikan diri sebagai tenaga tata usaha dan guru muda di lingkungan pendidikan.
Pada hari pertama pelaksanaan, Jumat (26/6/2026), kontingen Pasir Lor berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara I Lomba Cerdas Cermat (LCC) dan Juara III cabang Tenis Meja. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kader muda NU mampu berkompetisi sekaligus menjaga semangat kebersamaan.
Saat ditemui awak media di lokasi kegiatan pada Jumat malam (26/6/2026), unsur panitia, Hanin dan Ummu, menyampaikan bahwa PEKA FEST bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan media kaderisasi dan penguatan silaturahmi antar pelajar Nahdlatul Ulama.
"Tujuan utama Pekaves adalah menyambung silaturahmi. Berkompetisilah secara sportif dan jangan sampai ada permusuhan setelah kegiatan selesai. Tetap semangat karena IPNU dan IPPNU itu asyik, bergerak, dan tidak monoton," ujar Ummu.
Sementara itu, Ova, salah seorang peserta dari IPNU-IPPNU Ranting Pasir Lor, mengaku bangga dapat mengikuti kegiatan tersebut.
"Kami senang bisa hadir, bertemu sahabat-sahabat dari ranting lain, belajar berorganisasi, dan berkompetisi secara sehat. Prestasi yang diraih menjadi penyemangat untuk terus aktif di IPNU dan IPPNU," tuturnya.
Dukungan penuh juga diberikan keluarga besar Madrasah Al-Ittihaad 2 Pasir Lor. Pada Jumat malam, Ramelan, Suswanto, Fajar, dan rombongan hadir langsung di lokasi kegiatan untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada kader-kader Pasir Lor.
Kehadiran unsur pengurus, kepala madrasah, guru, tenaga tata usaha, serta dukungan para wali santri menjadi energi tersendiri bagi para peserta. Sinergi antara madrasah, keluarga, dan organisasi pelajar tersebut menunjukkan kuatnya komitmen dalam membina generasi muda Nahdlatul Ulama.
Selain berbagai perlombaan seperti futsal, badminton, hadrah, dai, paduan suara, dan tenis meja, PEKA FEST 2026 juga diisi dengan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan mata, penanaman pohon, serta edukasi perlindungan anak.
Malam puncak shalawat bersama Gus Faizun menjadi penutup yang menghadirkan suasana religius dan penuh kekhusyukan. Lantunan shalawat yang menggema di bumi Jipang seolah meneguhkan bahwa kader muda Nahdlatul Ulama tidak hanya berprestasi, tetapi juga siap mengabdi, menjaga persaudaraan, dan menebarkan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan pembagian penghargaan dan operasi semut membersihkan area kegiatan. Dari Jipang, semangat kader muda NU kembali diteguhkan: belajar, berjuang, bertakwa, dan mengabdi untuk agama, bangsa, dan masyarakat.
(Redaksi)

Posting Komentar