Talkshow Rawdah Perkuat Wawasan Jemaah Haji Kloter SOC 76



RTNews. MADINAH – Semangat menuntut ilmu terus menyala di tengah perjalanan spiritual Jemaah Haji Kloter SOC 76. Di Kota Nabi yang penuh keberkahan, para jemaah mengikuti talkshow bertajuk “Mengejar Ibadah di Rawdah: Sebuah Kajian Perspektif Sains dan Psikologi, Syariah, serta Kesehatan” yang digelar pada Senin pagi (22/06/2026) pukul 06.30 waktu setempat di selasar lantai 10 Hotel Astoneast/Artal International, Madinah.


Kegiatan yang menjadi kajian ke-8 selama perjalanan haji dan kajian ke-2 selama berada di Madinah ini menghadirkan narasumber dari kalangan jemaah sendiri, yakni Prof. Dr. Ir. Anwar Ma’ruf, IPM, Dr.drh. Nur Rohmat, dan Dr. Sukemi, MH. Ketiganya menyajikan perspektif syariah, sains, kesehatan, dan psikologi sebagai bekal menuju haji yang mabrur.


Prof. Dr. Ir. Anwar Ma’ruf, IPM selaku Ketua Rombongan 1 KBIHU Muhammadiyah sekaligus dosen UMP Purwokerto menegaskan bahwa semangat mengejar ibadah di Rawdah harus tetap berada dalam koridor syariat.


“Motivasi spiritual yang tinggi merupakan energi yang sangat berharga. Namun semangat tersebut harus dipandu oleh pemahaman syariah agar ibadah tidak hanya penuh semangat, tetapi juga benar secara hukum dan bernilai di sisi Allah SWT,” tegasnya.


Menurutnya, keseimbangan antara dorongan spiritual dan kepatuhan terhadap syariat menjadi kunci utama dalam meraih kemabruran haji.


Sementara itu, Dr.drh. Nur Rohmat, MP selaku Ketua Rombongan 4 dan perwakilan dari KBIHU Al Arafat yang juga dosen UNU Purwokerto mengulas pentingnya menjaga kesehatan lingkungan selama berada di Tanah Suci.


“Tubuh manusia telah dibekali sistem pertahanan yang luar biasa. Menjaga kebersihan, mencuci tangan, istirahat yang cukup, pola makan yang baik, serta menghindari kontak yang tidak perlu dengan hewan liar merupakan bagian dari ikhtiar menjaga kesehatan,” ujarnya.


Penjelasan tersebut memberikan pemahaman kepada jemaah tentang pentingnya menjaga daya tahan tubuh selama menjalankan ibadah.


Dari perspektif psikologi, Dr. Sukemi, MH menjelaskan bahwa kondisi psikologis turut memengaruhi kesehatan jemaah selama berhaji.


“Kecemasan, keinginan tetap prima, dan kekhawatiran terhadap kondisi fisik sering kali memengaruhi perilaku penggunaan obat. Ketenangan batin, manajemen stres, serta dukungan sosial menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan jemaah,” jelasnya.


Ia menambahkan bahwa jemaah perlu membedakan antara kebutuhan medis yang nyata dengan kecemasan yang berlebihan.


Diskusi berlangsung hidup di bawah moderator Ketua Kloter SOC 76, Inung Siti Nur Hidayati. Dengan gaya komunikasi yang hangat dan komunikatif, ia mampu menyatukan berbagai perspektif keilmuan menjadi forum yang mencerahkan.


Dalam sesi dialog, para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) juga berbagi pengalaman mengenai tantangan pelayanan yang kerap berlangsung jauh melampaui jam kerja normal.


“Pelayanan kepada jemaah adalah amanah yang harus ditunaikan dengan penuh keikhlasan dan pengabdian,” ungkap salah seorang petugas PPIH yang disambut apresiasi seluruh peserta.


Suasana ukhuwah semakin terasa melalui sinergi tujuh KBIHU yang tergabung dalam Kloter SOC 76. Dukungan dan kebersamaan tampak dari peran aktif para pembimbing, ketua rombongan, ketua regu, hingga para jemaah yang bekerja dalam senyap demi kelancaran seluruh kegiatan.


Apresiasi diberikan kepada Ustadz Yasri dari Multazam yang selalu hadir membantu kebutuhan kloter, Gus Ikfil dari Arraudhah yang aktif mendampingi jemaah, Mas Lathif dari Multazam Karima yang mendokumentasikan berbagai kegiatan, serta Ustadz Anton dan Bapak Nurali yang secara konsisten menyusun resume kajian.


Talkshow pagi itu menjadi oase ilmu di bawah langit Madinah. Di selasar lantai 10 yang menghadap suasana Kota Nabi, ilmu dan iman berpadu menjadi cahaya yang menuntun langkah para tamu Allah. Kajian ini bukan sekadar forum akademik, melainkan ruang penguatan ukhuwah, peningkatan literasi keagamaan, dan sarana saling menguatkan dalam perjalanan menuju haji yang mabrur.


KLOTER SOC 76 — KOMPAK, BERSINERGI, HARMONIS


Berangkat Bareng, Balik Bareng, Mabrur Bareng.


(Redaksi)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama