RTNews. Banyumas - Dalam balutan doa yang khusyuk dan gema shalawat yang menggetarkan langit, rangkaian Gebyar Harlah ke-40 Madrasah Al-Ittihad 2 Pasir Lorm Karanglewas, Banyumas resmi digelar selama tiga hari tiga malam, sejak 2 hingga 5 April 2026. Dimulai dari ziarah ke makam muassis, keluarga besar madrasah menundukkan hati, menautkan ruh perjuangan masa lalu dengan harapan masa depan.
Prosesi pembukaan berlangsung khidmat, diawali doa bersama yang mengalirkan keberkahan. Para kiai, alim ulama, tokoh masyarakat, hingga wali santri larut dalam suasana religius yang penuh haru, menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang bukan sekadar perayaan, melainkan perwujudan cinta terhadap ilmu dan perjuangan.
KH. Mughni Labib, putra pendiri Al-Ittihad, menegaskan harapan besar di usia ke-40 ini. “Madrasah ini harus semakin tertib, semangat, dan istiqamah dalam perjuangan pendidikan. Dari sinilah akan lahir generasi saleh dan salehah, yang hidup dalam keberkahan hingga mencapai sakinah, mawaddah, warahmah,” ujarnya tegas.
Ketua Pengurus Madrasah, KH. M. Ali Sodikin (Mbah Sod), memperkuat makna tersebut dengan penuh keyakinan. “Di usia ini, madrasah telah matang. Dengan sinergi semua pihak, kami terus menanamkan akhlakul karimah melalui pendidikan dan seni sebagai media dakwah dan pembentuk jiwa,” ungkapnya mantap.
Kepala Madrasah, Ust. Jamil, mengajak seluruh elemen untuk tetap kokoh dalam kebersamaan. “Empat puluh tahun adalah bukti bahwa madrasah ini berdiri di atas keikhlasan. Jangan goyah oleh hal kecil, mari terus berjalan bersama mendidik generasi dengan sabar dan penuh akhlak,” pesannya menggetarkan.
Camat Karanglewas Edi Purbowo yang hadir memberikan apresiasi tinggi. “Ini luar biasa. Saya melihat sendiri kualitas penyelenggaraan yang menunjukkan eksistensi madrasah di tengah masyarakat. Semoga terus maju dan istiqamah mencetak generasi terbaik,” tegasnya.
Kepala Kantor Kemenag Banyumas, H. Ibnu Asaddudin, menilai momentum ini sebagai tanda kematangan. “Madrasah ini telah menang atas dirinya sendiri dan mampu memberi manfaat luas. Pemerintah bangga dan siap terus mendukung,” ujarnya lugas.
Harlah ini pun menjadi ajang silaturahmi penuh kebahagiaan dan keberkahan. Doa pembuka dan penutup di setiap rangkaian kegiatan seakan menjadi napas yang menghidupkan seluruh proses, menegaskan bahwa dari Pasir Lor, cahaya pendidikan dan dakwah akan terus menyala, membakar semangat generasi penerus bangsa.
(Kontributor : Djarmanto - YF2DOI//Redaksi)


Posting Komentar