Posyandu Kakatua RW 09 Diresmikan Kepala Desa Pagelaran, Warga Menyambut Antusias


RTNews. Bogor-  Pemerintah Desa Pagelaran terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Hal ini ditandai dengan diresmikannya Posyandu Kakatua yang berlokasi di Kampung BBHS, RW 09, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, pada Selasa (14/4/2026).



Peresmian posyandu tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Pagelaran, Yusup Maulana beserta jajaran perangkat desa. Turut hadir pula Ketua RT dan RW setempat, kader Posyandu, ibu-ibu PKK, serta masyarakat sekitar yang tampak antusias dan bahagia menyambut fasilitas kesehatan baru di lingkungan mereka.


Dalam sambutannya, Yusup Maulana selaku Kepala Desa Pagelaran menyampaikan bahwa keberadaan Posyandu Kakatua merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah desa terhadap kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan gizi masyarakat.


“Posyandu ini diharapkan dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, terutama bagi ibu hamil, balita, dan lansia. Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan bisa lebih mudah diakses oleh warga,” ujar Yusup Maulana.


Ia juga mengapresiasi peran aktif kader Posyandu dan PKK yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat, program kesehatan desa tidak akan berjalan optimal.


Selain itu, Kepala Desa juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas Posyandu Kakatua dengan sebaik-baiknya.


“Kami berharap masyarakat dapat rutin datang ke posyandu, memeriksakan kesehatan, serta mengikuti program-program yang ada. Ini demi kebaikan kita bersama, khususnya generasi masa depan,” tambahnya.

Dengan diresmikannya Posyandu Kakatua RW 09 ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Desa Pagelaran semakin meningkat dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat.


(Kontributor Herman jampang)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama