RTNews. Banyumas - Paguyuban SPPG Banyumas Tegaskan Evaluasi Ketat dan Profesionalisme. Suasana hangat penuh keberkahan menyelimuti Hall Hotel Surya Yudha Purwokerto pada Minggu (12/4/2026).
Saat keluarga besar SPPG dan yayasan se-Kabupaten Banyumas berkumpul dalam balutan Silaturahmi dan Halal Bihalal.
Kegiatan mengusung tema “Bahagia dan Sukses Bersama, Guyub Rukun Seduluran Selawase”,
Acara ini menjadi momentum sakral untuk merajut ukhuwah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam pelayanan yang amanah.
Dalam sambutannya, Bendahara Paguyuban yang mewakili Ketua, H. Martono, S.E., menegaskan makna penting halal bihalal sebagai ruang menyambung persaudaraan dan pertukaran informasi.
Ia menyampaikan dengan tegas, “Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi ikhtiar menyatukan langkah, memperkuat seduluran, serta memastikan operasional dapur MBG berjalan benar dan penuh amanah.”
Martono juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh yayasan mitra yang telah membersamai perjalanan sejak awal.
Ia menambahkan dengan penuh harap, “Kami mengajak seluruh mitra untuk memaksimalkan fungsi paguyuban melalui pertemuan rutin bulanan serta membuka pintu selebar-lebarnya bagi mitra lain, tanpa sekat yayasan, demi kebersamaan yang lebih kuat.”
Sementara itu, perwakilan yayasan, H. Ucu Supriatna, mengingatkan bahwa fase program kini telah berubah. Dengan nada tegas ia menyampaikan,
“Saat ini bukan lagi masa percepatan, melainkan masa evaluasi. Pengawasan semakin ketat, dapur yang belum memenuhi syarat akan disuspensi sementara, dan SOP terus disempurnakan untuk mencegah KLB serta menjaga kualitas layanan.”
Ia juga memberikan penegasan penting terkait kesiapan mitra,
“Seluruh mitra SPPG harus segera melengkapi sarana prasarana, mulai dari legalitas seperti SLHS, sertifikat halal, hingga standar HACCP, termasuk fasilitas IPAL, mess pegawai, dan kelengkapan lain sesuai juknis BGN.”
Dalam kesempatan yang sama, Budi Setiono turut menyoroti aspek krusial pengelolaan keuangan. Ia menegaskan,
“Masih ada pengawas keuangan dapur yang belum menguasai pelaporan dengan benar. Ini harus menjadi perhatian serius, dan pelatihan menyeluruh perlu segera dilakukan agar laporan menjadi akurat, transparan, dan informatif.”
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan dukungannya terhadap penguatan organisasi lintas yayasan,
“Paguyuban mitra SPPG lintas yayasan harus menjadi ruang berbagi pengalaman, saling belajar, dan memperkuat kualitas layanan di seluruh dapur SPPG.”
Acara ditutup dengan saling bersalaman dan foto bersama, menjadi simbol eratnya persaudaraan yang tak sekadar seremonial, melainkan tekad bersama untuk terus melangkah dalam harmoni, profesionalisme, dan pengabdian terbaik bagi masyarakat.
(Kontributor : Wawan YC2NET/Djarmanto-YF2DOI//Redaksi)


Posting Komentar