Bani Mbah Masrun Salurkan Santunan Muharram untuk 37 Warga


RTNews. CILACAP – Semangat berbagi di bulan suci Muharram kembali berkobar di tengah keluarga besar Paguyuban Bani Mbah Masrun. Bertepatan dengan 10 Muharram 1448 Hijriah atau 25 Juni 2026, paguyuban tersebut sukses menyalurkan santunan kepada 37 penerima manfaat di Desa Kedung Benda, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap.


Kegiatan sosial yang telah memasuki tahun kelima ini menyalurkan dana sebesar Rp6.300.000 kepada anak yatim dan piatu, lansia, warga kurang mampu, masyarakat yang sedang sakit, guru ngaji, guru PAUD, serta imam masjid dan mushala.


Aksi kemanusiaan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian keluarga besar Bani Mbah Masrun sekaligus sarana mendoakan para leluhur, khususnya almarhum Mbah Masrun dan Mbah Admi, agar pahala amal dan doa terus mengalir.


Ketua Paguyuban Bani Mbah Masrun, Taryono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar yang secara istiqamah menyisihkan rezekinya demi keberlangsungan kegiatan tersebut.


"Saya mewakili pengurus paguyuban mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Bani Mbah Masrun yang telah menyisihkan rezekinya. Semoga apa yang diberikan menjadi wasilah keberkahan dan amal jariyah yang terus mengalir untuk para leluhur kita," tegas Taryono.


Ia berharap kegiatan santunan Muharram ini terus menjadi perekat silaturahmi dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.


"Kami memohon doa agar seluruh keturunan Mbah Masrun diberikan kesehatan, umur yang manfaat, rezeki yang halal dan melimpah, serta anak keturunan yang saleh dan salehah," tambahnya.


Rasa syukur juga disampaikan salah satu penerima manfaat, Muinah, guru TPQ di Desa Kedung Benda. Ia mengaku bantuan yang diterima sangat berarti bagi para guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri di masyarakat.


"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Bani Mbah Masrun yang setiap tahun selalu peduli dan berbagi kepada kami. Semoga seluruh keluarga diberikan keberkahan, kesehatan, dan rezeki yang berlipat dari Allah SWT," ungkap Muinah.


Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama. Semangat gotong royong yang terus menyala selama lima tahun terakhir diharapkan mampu menjadi lentera kebaikan, menguatkan persaudaraan, serta menebarkan keberkahan bagi masyarakat dan generasi penerus di masa mendatang.


(Redaksi)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama