RTNews. BANYUMAS – Tak ada seorang pun yang mengetahui seperti apa takdir akan menyapa. Berangkat dengan niat mulia mencari nafkah dan membantu sesama, Sahabat Banser Agus Susanto (41), warga Desa Kalikesur, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah kini harus menjalani ujian berat yang menggetarkan hati banyak orang.
Musibah itu terjadi pada April 2026 saat Agus membantu memperbaiki rumah rekannya. Saat memasang rangka atap, tubuhnya tersengat aliran listrik tegangan tinggi. Kecelakaan tersebut menyebabkan luka bakar serius di sebagian besar tubuhnya, kelumpuhan, serta mengharuskannya kehilangan kedua tangan demi menyelamatkan nyawanya.
Sejak saat itu, hari-harinya dipenuhi perjuangan melawan rasa sakit. Sang istri dengan penuh kesabaran mendampingi perawatan, sementara putri semata wayang mereka yang baru lulus Sekolah Dasar turut belajar memahami kerasnya ujian kehidupan yang sedang menimpa keluarganya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Kamis (18/06/2026), Hj. Khasanatul Mufidah, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, bersama Hj. Dwi Asih Lintarti, Wakil Bupati Banyumas dan rombongan, mengunjungi kediaman Agus dan menyerahkan bantuan melalui Program Banyumas Sehat.
"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan dan doa terbaik. Beliau berangkat mencari nafkah untuk keluarga, namun Allah SWT memberikan ujian yang luar biasa. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban serta menjadi penyemangat untuk terus berjuang menjalani masa pemulihan," ungkap Hj. Khasanatul Mufidah dengan penuh keprihatinan.
Kabar musibah, kesesihan dan keprihatinan itu mengetuk hati banyak pihak. Gelombang kepedulian terus mengalir melalui Grup WhatsApp Harakah NU Kabupaten Banyumas serta para dermawan dan simpatisan dari berbagai kalangan. Donasi yang masuk beragam, mulai dari HA Rp5 juta, RF Rp1 juta, UPZ An Nur Rp500 ribu, NN Rp400 ribu, NN Rp300 ribu, NN Rp250 ribu, NN Rp200 ribu, Rp100 ribu, hingga nominal lainnya yang diberikan dengan penuh keikhlasan.
Penggalangan bantuan yang dikoordinasikan oleh Syukron M, hingga Jumat malam (19/06/2026) telah menghimpun dana lebih dari Rp12 juta lebih dan masih terus bertambah seiring derasnya empati masyarakat yang tergerak membantu.
Kisah Sahabat Agus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa musibah dapat datang tanpa aba-aba. Hari ini mungkin ia yang diuji, esok bisa jadi kita. Karena itu, tak ada bantuan yang terlalu kecil ketika diberikan dengan hati yang tulus. Setiap rupiah yang disisihkan dapat menjadi obat bagi luka, penguat bagi keluarga yang sedang berjuang, dan penegas bahwa kemanusiaan masih hidup di tengah masyarakat.
Penggalangan donasi masih dibuka hingga 24 Juni 2026. Bantuan dapat disalurkan melalui rekening BRI 376101000222500 a.n. Syukron M. Konfirmasi transfer dapat disampaikan melalui WhatsApp +6285740038448. Seluruh donasi yang terkumpul akan diserahkan kepada Sahabat Agus Susanto dan keluarganya pada 25 Juni 2026.
Mari bergegas sebelum kesempatan berbuat baik berlalu. Sebab bagi keluarga yang sedang diuji, kepedulian kita bukan sekadar angka, melainkan harapan yang menyala, kekuatan untuk bertahan, dan bukti bahwa mereka tidak sedang berjuang sendirian.
"Barang siapa meringankan kesulitan saudaranya, maka Allah SWT akan meringankan kesulitannya di dunia dan akhirat."
Semoga setiap uluran tangan menjadi amal jariyah yang terus mengalir keberkahannya. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.
(Redaksi)


Posting Komentar