RTNews. Indramayu ,10 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat sektor pertanian melalui langkah antisipasi kekeringan dan percepatan musim tanam padi kedua (Gadu). Upaya ini dilakukan guna menjaga produktivitas pertanian sekaligus mempertahankan Indramayu sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, bersama jajaran pemerintah daerah dan para camat mengintensifkan normalisasi saluran irigasi di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Gabuswetan dan Bongas. Langkah tersebut bertujuan memastikan pasokan air ke lahan persawahan tetap lancar selama musim kemarau.
Selain memperbaiki infrastruktur irigasi, Pemkab Indramayu juga mendorong percepatan musim tanam Gadu agar luas tanam tetap terjaga dan hasil produksi padi tidak mengalami penurunan akibat keterlambatan tanam.
Di sisi lain, modernisasi pertanian menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Melalui berbagai program pelatihan, para petani muda dibekali keterampilan mengoperasikan alat dan mesin pertanian (alsintan), termasuk combine harvester, guna meningkatkan efisiensi proses panen, menekan kehilangan hasil, serta menjaga kualitas gabah.
Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap berbagai langkah tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan perubahan iklim.
Dengan sinergi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan, Indramayu optimistis mampu mempertahankan perannya sebagai daerah penghasil padi utama di Indonesia.
(Magda)

Posting Komentar