RTNews. Indramayu 11 Juli 2026 – Upaya percepatan musim tanam terus dilakukan oleh para petani di Kabupaten Indramayu. Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Bangodua, H. Taryono, bersama para petani di Desa Wanasari melaksanakan kegiatan pengairan melalui pompanisasi pada lahan seluas 55,5 hektar yang akan dipersiapkan sebagai lahan kemitraan dengan PT Bumi Wiralodra Indramayu (PT BWI).
Kegiatan pompanisasi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air di lahan yang mulai mengalami keterbatasan pasokan akibat musim kemarau. Dengan masuknya air ke areal persawahan, proses pengolahan tanah dapat segera dilakukan sehingga jadwal tanam tidak mengalami keterlambatan.
Menurut H. Taryono, langkah percepatan pengairan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan petani dalam menghadapi potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino. Ketersediaan air menjadi faktor utama agar lahan tetap produktif dan target musim tanam dapat tercapai sesuai rencana.
Lahan seluas 55,5 hektar tersebut nantinya akan menjadi bagian dari program kemitraan PT BWI, yang mengedepankan budidaya padi berbasis pendampingan teknis, penggunaan teknologi pertanian, serta pengelolaan lahan secara terintegrasi. Diharapkan melalui program ini, produktivitas lahan dan kesejahteraan petani dapat terus meningkat.
Sinergi antara Gapoktan, petani, dan PT BWI menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Indramayu. Melalui percepatan pengolahan lahan dan pengelolaan sumber daya air yang baik, diharapkan musim tanam dapat berlangsung tepat waktu sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah maupun Nasional.
(Magda)

Posting Komentar